Gibeon


Category: Parfum
Menyejukkan, namun sekaligus memicu rasa ingin tahu, Gibeon dinamai sesuai meteorit dengan kisah yang memukau. Jatuhnya meteorit ini di Namibia pada zaman prasejarah menyebarkan pecahan besi di gurun Kalahari, dan baru pada tahun 1836 para ilmuwan Barat pertama kali mendokumentasikannya — tetapi masyarakat lokal Nama telah membuat mata tombak dan perkakas dari besi tersebut selama berabad-abad, bahkan mungkin ribuan tahun.
Melalui aromanya yang lembut dan halus, Gibeon mencerminkan kemisteriusan meteorit yang menjadi namanya.









