Richwood


Category: Parfum
Saat bepergian melalui Asia Tenggara, pendiri Xerjoff, Sergio Momo, menemukan sebuah patung Buddha kuno yang diukir dari kayu cendana. Kayu cendana dianggap suci dalam banyak budaya Asia, melambangkan kemurnian dan keilahian, serta dipercaya dapat menangkal kekuatan negatif.
Tersentuh oleh manisnya aroma kayu cendana, makna budaya yang besar yang terkandung dalam patung tersebut, dan keindahan pertemuannya dengannya, ia menetapkan tantangan untuk menangkap esensi momen ini dalam sebuah wewangian, dan lahirlah Richwood.









